Home

Ramadhan datang tinggal dalam hitungan hari. ada perasaan galau yang menyeruak dalam sanubari. sudah siapkah menyambut datangnya Ramadhan, baik secara ruhani, ataupun juga dalam bentuk fisik?. Disamping Fardlunya Shoum, Bulan Ramadhan yang identik dengan bulan Qur’an akan memberikan kesan tersendiri bagi pecinta Al Qur’an. Telah ada kisah yang mampu menggetarkan hati ketika Utsman bin Affan mampu mengkhatamkan Al Qur’an dalam satu rakaatnya dalam shalat malam di bulan Ramadhan, atau kisah Imam Asy Syafi’i yang mampu mengkhatamkan Alqur’an sebanyak 60 kali dalam satu bulan Ramadhan.

ahh, sungguh berbeda dengan kondisi sekarang, tidak sedikit kaum muslimin yang jadi menggerutu gara-gara Imam Sholat Tarawih membaca bacaan Al Qur’an mengambil surah yang agak panjang, sehingga tidak sedikit pula yang beralih mencari masjid lain yang bacaan Imamnya cepat dan pendek2. tidak mentargetkan minimal mampu Khatam sekali tilawah Al Qur’an selama Ramadhan. memperbanyak I’tikaf di masjid dengan mentadabburi Al Qur’an.

rasanya satu hadits ini cukup memberikan motivasi untuk menyambut Ramadhan, sebagai motivasi beramal di bulan Ramadhan :

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas mimbar kemudian berkata, “Amin, amin, amin”. Para sahabat bertanya. “Kenapa engkau berkata ‘Amin, amin, amin, Ya Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata : ‘Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!’, maka aku berkata : ‘Amin’. Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata lagi. ‘Celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan dia ke surga dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin”.

[Hadits Riwayat Bazzar dalama Majma’uz Zawaid 10/1675-166, Hakim 4/153 dishahihkannya dan disetujui oleh Imam Adz-Dzahabi dari Ka’ab bin Ujrah, diriwayatkan juga oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 644 (Shahih Al-Adabul Mufrad No. 500 dari Jabir bin Abdillah)]

mengisi hari-hari dengan Al Qur’an, sebagai salah satu alternatif amal mencapai ampunan Allah. Semoga membawa manfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: