Posted by: ekowinarno46 | August 28, 2008

Perbedaan Superbike Dengan Motogp


Banyak pengamat balapan motor mengklaim bahwa British Superbike (BSB) adalah kompetisi balapan domestik terbaik di dunia.
Balapan MotoGP yang menampilkan sepeda motor berkapasitas mesin besar, masih ada satu lomba lainnya dengan cc tidak berbeda jauh. Kejuaraan ini disebut dengan nama World Superbike (WSBK) yang bergulir di benua Eropa, Australia, dan Asia. Antara keduanya memang tidak sama.

Perbedaan mendasar terletak pada karakter sepeda motor yang dipakai. MotoGP menggunakan mesin berkapasitas 800 cc dan merupakan tipe khusus yang sengaja dibuat untuk balapan. Sedangkan superbike adalah sepeda motor produksi massal atau dijual bebas di pasaran dengan kapasitas mesin 1.000 cc ke atas. Tetapi Saat ini superbike atau lebih dikenal dengen worldSBK telah menampilkan mesin berkapasitas kecil yaitu 600cc dan 1000cc yg dikatagorikan dalam kelas yg telah ditentukan.
Artinya, lomba MotoGP hanya bisa diikuti oleh tim yang mendapat dukungan dari pabrikan sepeda motor. Sementara untuk terjun ke arena WSBK bisa membentuk tim tanpa dukungan pabrikan sepeda motor. Tim yang berminat cukup membeli sepeda motor dari dealer, kemudian mendaftarkan ke pengelola lomba, FG Sport.

Meski begitu, WSBK memiliki gengsi yang cukup tinggi di daratan Eropa dan pabrikan sepeda motor pun menerjunkan tim sendiri. Sepeda motor yang dipakai lebih canggih dibandingkan produk massalnya. Contohnya Ducati yang menurunkan Tim Xerox Ducati dengan mesin 999R.

Lain lagi dengan MotoGP. Sepeda motornya tidak bisa dimiliki tim karena mengandung teknologi tingkat tinggi. Ketika musim lomba berakhir, sepeda motor seperti yang dipakai Yamaha YZR-M1 dan Honda RC211V harus dikembalikan ke pabrik. Aturan yang sama juga berlaku untuk tim satelit. Bahkan, tim satelit harus membayar sewa pakai atau leasing untuk satu musim lomba dengan biaya antara 1,5 hingga 2 juta dolar AS. Tentunya dengan tambahan persyaratan yang ketat.

Bila pabrik puas dengan kinerja tim satelit, pada tahun berikutnya kontrak akan diperpanjang. Tim satelit pun akan mendapat sepeda motor lengkap dengan teknologi baru.

Dengan sejumlah perbedaan tersebut, bisa dipastikan teknologi sepeda motor superbike kalah canggih dengan MotoGP. Apalagi tahun ini panitia lomba superbike, FG Sport, melarang penggunaan teknologi mesin canggih, seperti pengapian big bang. Namun penggunaan launch control, traksi kontrol, dan antispin masih diizinkan.

Dari semua pabrik sepeda motor yang ikut serta di arena WSBK, Ducati, Honda, Suzuki, dan Yamaha adalah yang paling rajin memasang teknologi baru. Misalnya Ducati 999R memakai suspensi Ohlins berdiameter 42 mm TT25 model gas. Tipe peredam kejut yang sama dengan Yamaha YZR M1 tahun 2004. Begitu pula dengan Yamaha YZF R1 yang mengadopsi sasis M1 dan teknologi slippery clutch. Honda sendiri serius bertanding di WSBK dengan menurunkan divisi HRC (Honda Racing Corporation) untuk menggarap CBR1000R Fireblade. Di antara rombakannya adalah mengadopsi lengan ayun Honda RC211V.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: